MODUL DISIPLIN POSITIF (DIFERENSIASI )TEKS EKSPLANASI B.INDONESIA FASE F KLS XI
MODUL AJAR
(PENERAPAN
DISIPLIN POSITIF)
BAB 2 :
MENGONSTRUKSI TEKS EKSPLANASI BERTEMA BERAGAM FENOMENA ALAM
SUB BAB 2 :
MEMBACA dan MEMIRSA TEKS EKSPLANASI
ELEMEN:
MEMBACA DAN MEMIRSA
|
A. INFORMASI UMUM |
|
IDENTITAS MODUL Nama
Penyusun : BURINDA TAMPANG ALLO, S.Pd. Satuan
Pendidikan : SMA NEGERI 3 TORAJA
UTARA Kelas / Fase : XI (Sebelas) - F Mata
Pelajaran : Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Prediksi
Alokasi Waktu : 3 JP Tahun Penyusunan
: 2024 |
|
|
KOMPETENSI
AWAL
|
Peserta didik diajak
untuk mengingat kembali kegiatan sebelumnya, yaitu kegiatan menyimak
eksplanasi. Kemudian, mengaitkannya dengan kegiatan yang akan dilakukan,
yaitu membaca dan memirsa teks eksplanasi. Guru mengajak peserta didik untuk
membuat perbandingan antara menyimak dan membaca. |
PROFIL
PELAJAR PANCASILA
|
(1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
dan berakhlak mulia, , (2) bernalar kritis, (3) kreatif, (4) bergotong
royong, |
SARANA
DAN PRASARANA
|
· Buku siswa Bahasa Indonesia Tingkat
Lanjut ‘Cakap Berbahasa dan Bersastra Indonesa’ Kelas XI, Penerbit Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Teknologi RI 2021 · Lembar Tugas Diferensiasi, gawai, LCD dan layar proyektor, Laptop, tayangan slide PowerPoint, video
pembelajaran, media lain yang telah disiapkan, Dan Sumber belajar dari internet |
TARGET
PESERTA DIDIK
|
Peserta
didik reguler/tipikal |
ELEMEN
PEMBELAJARAN DIFERENSIASI
|
Konten Guru menyiapkan bahan
ajar, video, media pembelajaran |
Proses Guru membimbing siswa
berdasarkan gaya belajar |
Produk Guru menyiapkan alat dan bahan
untuk presentasi dan soal asesmen |
MODEL,
METODE DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
|
·
Model
Pembelajaran : Tatap
muka, PBL (Problem Based
Learning) · Metode Pembelajaran : Tanya jawab,
penugasan, ceramah |
|
KOMPONEN INTI |
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik
dapat mengevaluasi gagasan berdasarkan kaidah logika berpikir dari membaca dan
memirsa teks eksplanasi.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Gagasan
berdasarkan kaidah logika berpikir dari membaca dan memirsa teks eksplanasi.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
Guru dapat
memberikan motivasi kepada peserta didik, misalnya dengan mengemukakan
pernyataan: “Pada zaman kapan pun, membaca itu akan sangat bermanfaat. Membaca
dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembacanya”. Hal itu akan menjadi
pemantik agar peserta didik mau membaca teks eksplanasi.
D. KEGIATAN
PEMBELAJARAN
|
Kegiatan Pendahuluan |
Persiapan Pembelajaran |
|||||||
|
Fokus
Perilaku 1 Guru melakukan refleksi dinamika kelas untuk menerapkan kesepakatan kelas |
· Guru sudah melakukan asesmen awal terkait
kemampuan peserta didik untuk
mengetahui kesiapan belajar, kebutuhan peserta didik,
dan level pencapaian peserta didik yang beragam baik melalui asesmen
awal kognitif maupun
nonkognitif) · Guru
mengucapkan salam pembuka, ·
Mengecek
kehadiran peserta didik (Menanyakan
kabar/perasaan kepada peserta didik) · Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi dinamika kelas yang
mengacu pada kesepakatan kelas. ·
Guru menunjukkan kesediaan mendengarkan pandangan peserta didik tentang dinamika kelas. (Sebelum kita mulai
pembelajaran hari ini, kita akan melihat bersama
bagaimana dinamika kelas kita berjalan. Mari kita ingat kembali apa saja kesepakatan kelas yang sudah kita buat), (Apa yang menurut kalian sudah
berjalan dengan baik sesuai
kesepakatan kelas). · Guru bersikap adaptif sehingga bersedia mengubah kesepakatan kelas
bila diperlukan.(Menurut kalian adakah kesepakatan kelas, yang perlu
kita ubah atau kita tambahkan ). · Guru
mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya
dengan materi yang akan dipelajari. · Guru
menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. ·
Guru menyampaikan cakupan
materi dan penjelasan uraian kegiatan pembelajaran. |
|||||||
|
||||||||
|
KEGIATAN
PENUTUP |
||||||||
|
§ Siswa dan guru menyimpulkan
pembelajaran hari ini. § Refleksi pencapaian siswa/formatif
asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan
perbaikan. § Menginformasikan kegiatan
pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. § Guru mengakhiri kegiatan belajar
dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar. |
|
|||||||
ASESMEN / PENILAIAN
|
Asesmen Formatif · Peserta didik
mengerjakan tugas terstruktur,
mengerjakan latihan pada halaman 45 buku elektronik Bahasa Indonesia Tingkat
Lanjut kelas XI, Penerbit
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset
dan Teknologi RI 2021 (Format
terlampir). Asesmen Sumatif ·
Mengisi lembar kerja terkait menganalisis
dan mengevaluasi gagasan dalam teks eksplanasi berdasarkan gaya
belajar visual dan
auditorial. |
REFLEKSI
GURU DAN PESERTA DIDIK
|
Peserta didik
diminta untuk menjawab secara lisan mengenai kegiatan pembelajaran hari ini. Dalam
hal ini guru dapat membuat pertanyaanpertanyaan refleksi untuk menunjukkan
pemahaman mereka terhadap materi ataupun aktivitas yang telah dilakukan. |
REMEDIAL DAN
PENGAYAAN
|
Peserta didik dapat mencari teks berita lain yang
mengandung gagasan dan pandangan menarik. Peserta dianjurkan untuk melakukan
pekerjaan seperti itu sebagai kegiatan mandiri |
PENILAIAN
SIKAP
|
Sikap |
Indikator |
|
Bersyukur |
· Selalu menerima penugasan dengan sikap
terbuka · Bersyukur atas pemberian orang lain · Tidak mengeluh |
|
Disiplin |
· Datang tepat waktu · Mengerjakan tugas tepat waktu · Tertib dalam pembelajaran |
|
Percaya diri |
· Berani tampil · Berani mencoba · Berani menyampaikan gagasan · Mempertahankan pendirian |
Rantepangli, 28 Agustus 2024
Mengetahui
Kepala SMAN 3 Toraja Utara Guru
Mata Pelajaran
LUKAS
TANDIBADOANG, S.Pd, M.Pd BURINDA TAMPANG ALLO, S.Pd.
NIP.19680424199103 1 010
NIP. 199709092023212028





Bacalah
teks berikut dengan saksama.
Banjir
Kata banjir memang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Banjir adalah fenomena alam yang
bersumber dari curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi
lama pada daerah aliran sungai (DAS). Banjir terjadi karena alam dan tindakan manusia. Penyebab alami banjir adalah erosi
dan sedimentasi, curah hujan, pengaruh
fisiografi/geofisik sungai, kapasitas sungai, drainase lahan, dan pengaruh air pasang. Penyebab banjir
karena tindakan manusia adalah perubahan tata guna lahan,
pembuangan sampah, kawasan padat penduduk di sepanjang sungai,
dan kerusakan bangunan pengendali banjir.

Penyebab
alami banjir
Sebagai akibat perubahan tata guna lahan, terjadi erosi sehingga sedimentasi masuk ke sungai dan daya
tampung sungai menjadi berkurang. Hujan yang jatuh
ke tanah, airnya
akan menjadi aliran
permukaan (run-off)
di atas tanah dan sebagian
meresap ke dalam tanah,
yang tentunya bergantung pada kondisi tanahnya. Ketika suatu kawasan hutan diubah menjadi permukiman, hutan yang bisa menahan aliran permukaan cukup besar
diganti menjadi permukiman
dengan resistensi aliran permukaan kecil. Akibatnya, ada aliran permukaan tanah menuju sungai
dan hal ini berakibat adanya peningkatan debit aliran
sungai yang besar.
Penyebab Banjir karena Faktor Sosial
Perubahan tata guna lahan merupakan penyebab utama banjir dibandingkan dengan yang lainnya.
Apabila suatu hutan yang berada dalam
suatu aliran sungai diubah menjadi permukiman,
debit puncak sungai akan meningkat antara 6 sampai 20 kali. Angka 6 dan angka 20 ini bergantung pada
jenis hutan dan jenis permukiman. Demikian pula untuk perubahan yang lainnya akan terjadi
peningkatan debit puncak yang signifikan. Deforestasi, degradasi
lingkungan, dan pembangunan kota yang penuh dengan bangunan
beton dan jalan-jalan aspal tanpa memperhitungkan drainase, daerah resapan, dan tanpa memperhatikan data intensitas hujan dapat menyebabkan bencana alam banjir.
Pembuangan sampah di DAS membuat sungai tersumbat sampah. Jika air melimpah, air akan
keluar dari sungai karena daya
tampung saluran berkurang. Kawasan padat penduduk di sepanjang sungai/drainase dapat menjadi penghambat aliran dan daya tampung sungai. Masalah kawasan
kumuh dikenal sangat penting sebagai
faktor sosial terhadap
masalah banjir daerah
perkotaan.
Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/ciri-ciri-dan-contoh-teks-eksplanasi
Soal
1.
Menurut kalian, bagaimana
gagasan dan pandangan
mengenai fenomena banjir dalam teks tersebut?
2.
Adakah kemungkinan usaha yang dapat memperkecil risiko banjir setelah membaca teks tersebut?
GLOSARIUM
asesmen penilaian; kegiatan mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan
data atau informasi tetang peserta didik dan lingkungannya sebagai bahan untuk
memahami peserta didik dan pengembangan program belajar
fenomena hal-hal yang dapat disaksikan dengan pancaindra dan dapat diterangkan
serta dinilai secara ilmiah (seperti fenomena alam)
laman halaman utama dari suatu situs web yang diakses oleh pengguna pada awal
masuk ke situs tersebut
mengevaluasi memberikan penilaian
narator pencerita
observasi peninjauan secara cermat
penafsiran proses atau cara menafsirkan upaya untuk menjelaskan arti sesuatu yang
kurang jelas
refleksi ungkapan jujur perasaan peserta didik untuk memberikan kesan dan pesan
atas pembelajaran yang telah dilakukan bersama guru
teks satuan bahasa yang digunakan sebagai ungkapan suatu kegiatan sosial baik
secara lisan maupun tulis dengan struktur berpikir yang lengkap
unggah mengunggah; tindakan mengirim file atau berkas tertentu ke suatu tujuan
melalui sarana jejaring internet; padanan dari kata upload
video rekaman gambar hidup
web sistem yang terhubung melalui internet dan memuat berbagai dokumen yang memungkinkan
untuk diakses maupun diunduh
youtube sebuah situs web yang memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan
berbagi video
DAFTAR PUSTAKA
https://youtu.be/5M5M5nIEzrY?si=jALSJBL_AxXAnCkj
Purwahidah, Rahmah dan Maman, 2021. Bahasa Indonesia Tingkat lanjut Cakap
Berbahasa dan , Bersastra Indonesia. Jakarta: Kemendikbudristek.
Semoga Bermanfaat
BalasHapus